Panduan Membuat Rumah Tahan Banjir Dengan Budget Minimalis

Panduan Membuat Rumah Tahan Banjir Dengan Budget Minimalis

Merambah masa penghujan semacam ini, ancaman banjir memanglah senantiasa membayang- bayangi, terlebih pada wilayah yang sering jadi langganan banjir, dikala banjir menerjang perihal yang sangat dikhawatirkan merupakan keselamatan owner rumah serta rusaknya sebagian bagian dari rumah.

Bila memanglah Kamu tidak mempunyai banyak bayaran buat merenovasi rumah, sesungguhnya terdapat banyak metode yang bisa dicoba buat menghindari air banjir masuk ke dalam rumah, salah satunya dengan melaksanakan perihal di dasar ini:

Baca juga : Jadi Kesukaan Para Bunda, Intip 7 Desain Dapur Minimalis Type 36

Membuat Tanggul

Sesungguhnya perihal utama yang bisa dicoba buat menghindari banjir merupakan merenovasi rumah dengan menaikkan lantai, tetapi bila Kamu tidak mempunyai lumayan bayaran buat melaksanakannya Kamu dapat membuat tanggul di depan teras ataupun pintu masuk rumah. Tanggul tersebut dapat berbentuk papan yang dipaku ataupun tumpukan karung- karung pasir. Dengan membuat tanggul ini Kamu bisa menghalau air kala banjir tiba.

Cek Saluran Pembuangan

Nah, supaya air tidak tergenang dikala hujan tiba, telah selayaknya Kamu mengecek saluran pembuangan air di rumah, cek dengan seksama apakah di dalam selokan ada sampah yang bisa menyumbat

pergerakan air.

Membuat Biopori

Salah satu pemicu banjir merupakan air permukaan yang tidak menyerap ke dalam tanah, hingga buat memudahkan air masuk ke dalam tanah, Kamu dapat membuat lubang biopori. Biopori merupakan lubang lubang- lubang kecil yang terbuat di dalam tanah. Gunanya buat memaksimalkan energi serap air, umumnya biopori terbuat di taman rumah.

Metode buat membuat biopori sesungguhnya sangat simpel. Awal Kamu wajib membuat lubang dengan kedalaman 100 centimeter, setelah itu isi lubang dengan sampah organik ataupun sisa tumbuhan. Supaya kokoh mulut lubang diberikan semen 2- 3 centimeter dengan tebal 2 centimeter. Bayaran buat membuat biopori sendiri dekat Rp 200 ribu.

Menanam Tumbuhan Penyerap Air

Menanam tumbuhan penyerap air pula dapat dijadikan pemecahan buat kurangi akibat banjir, terdapat sebagian tipe tumbuhan yang diketahui bisa meresap air dengan baik ialah tumbuhan bambu, tumbuhan jati, rumput pangkal wangi, mahoni, jabon, asam jawa, sampai palem gadis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s